Raport Pemberantasan Korupsi Indonesia

Transparency International (TI) adalah sebuah organisasi LSM dunia yang mengajak masyarakat dunia untuk bersatu memerangi korupsi di seluruh negara-negara di dunia. Lembaga ini didirikan pada tahun 1993 dan memiliki jaringan di lebih dari 90 negara dan dalam berbagai formasi. Organisasi ini merangkul pemerintah, LSM, pelaku bisnis, dan media untuk menyerukan transparansi dalam pemilihan umum, dalam pelayanan masyarakat, dalam pengadaan barang dan jasa, serta dalam transaksi bisnis. TI juga menggunakan kampanye advokasi untuk melobi pemerintah untuk menerapkan reformasi anti korupsi.

What is corruption? berikut ini adalah definisi korupsi menurut TI :

“Corruption is the abuse of entrusted power for private gain. It hurts everyone whose life, livelihood or happiness depends on the integrity of people in a position of authority.”

Pada intinya adalah korupsi itu menyakiti masyarakat, dan pada umumnya masyarakat kecil dan miskinlah yang paling terkena dampak dari korupsi tersebut. Lantas bagaimana dengan korupsi di Indonesia itu sendiri?

TI merangking tingkat korupsi negara-negara di dunia setiap tahunnya dengan sebutan Corruption Perceptions Index. Transparency International’s Corruptions Perceptions Index adalah agregat indikator yang merangking negara-negara dalam tingkatan korupsi yang diduga ada di dalam kantor-kantor layanan publik serta politisi negara tersebut, ini adalah indeks gabungan yang menggambarkan hubungan data dari varietas independent dan reputasi suatu institusi. Metodologi yang dipergunakan untuk membuat indeks tahun 2010 antara lain sebagai berikut :

  1. Data yang dikumpulkan berasal dari lembaga yang memiliki reputasi dan gabungan data dari beberapa organisasi. Setidaknya ada 13 survey atau penilaian yang berbeda yang dilakukan oleh 10 organisasi idependent.
  2. Ada 2 tipe sumber data; pertama adalah survey pendapat masyarakat bisnis, kedua adalah penilaian performa suatu negara yang dilakukan oleh kelompok negara/analisa ahli.
  3. Untuk survei opini; ketika data survey yang sama dalam beberapa tahun tersedia maka data dua tahun terakhir diikutsertakan. Alasannya adalah perubahan data yang tidak terlalu mencolok membuat indeks lebih stabil.
  4. Penilaian dilakukan oleh para ahli dan data dihasilkan oleh instansi publik.

Sekarang mari kita lihat prestasi yang telah diukir oleh bangsa Indonesia dalam memerangi korupsi (berdasarkan hasil survey dari TI).

  • Tahun 2001 : Indonesia menempati peringkat ke-88 dari 91 peringkat (Malaysia : 36, Singapura : 4, Thailand : 61) Sumber : Lihat
  • Tahun 2002 : Indonesia menempati peringkat ke-96 dari 102 peringkat (Malaysia : 33, Singapura : 5, Thailand : 64) Sumber : Lihat
  • Tahun 2003 : Indonesia menempati peringkat ke-122 dari 133 peringkat (Malaysia : 37, Singapura : 5, Thailand : 70) Sumber : Lihat
  • Tahun 2004 : Indonesia menempati peringkat ke-133 dari 145 peringkat (Malaysia : 39, Singapura : 5, Thailand : 64) Sumber : Lihat
  • Tahun 2005 : Indonesia menempati peringkat ke-137 dari 158 peringkat (Malaysia : 39, Singapura : 5, Thailand : 59) Sumber : Lihat
  • Tahun 2006 : Indonesia menempati peringkat ke-130 dari 163 peringkat (Malaysia : 44, Singapura : 5, Thailand : 63) Sumber : Lihat
  • Tahun 2007 : Indonesia menempati peringkat ke-143 dari 179 peringkat (Malaysia : 43, Singapura : 4, Thailand : 84) Sumber : Lihat
  • Tahun 2008 : Indonesia menempati peringkat ke-126 dari 178 peringkat (Malaysia : 47, Singapura : 4, Thailand : 80) Sumber : Lihat
  • Tahun 2009 : Indonesia menempati peringkat ke-111 dari 180 peringkat (Malaysia : 56, Singapura : 3, Thailand : 84) Sumber : Lihat
  • Tahun 2010 : Indonesia menempati peringkat ke-110 dari 178 peringkat (Malaysia : 56, Singapura : 1, Thailand : 78) Sumber : Lihat

Dari indeks tersebut tampak bahwa prestasi bangsa Indonesia dalam memerangi korupsi masih jauh dari harapan masyarakat Indonesia apalagi dari program pemerintahan SBY yang salah satu agenda pemerintahannya adalah memerangi korupsi. Masyarakat Indonesia sangat berharap besar pada pemimpin bangsa ini dan selalu memimpikan akan adanya perbaikan kedepan dalam masalah korupsi agar dapat ditangani dan direduksi hingga ke setiap lapisan masyarakat.

Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai satu-satunya lembaga pemerintah yang concern terhadap masalah korupsi diharapkan dapat berfungsi secara optimal dengan dukungan dari berbagai unsur atau lembaga pemerintah lainnya. Jangan ada lagi saling menjatuhkan antar sesama lembaga pemerintah dan jangan lagi mau di intervensi oleh pihak luar. Masalah korupsi bukan hanya masalah bagi bangsa Indonesia akan tetapi adalah masalah bagi negara-negara dunia, maka mari kita ciptakan masyarakat dunia yang lebih baik lagi tanpa korupsi.

Sumber :
http://www.transparency.org/
http://www.detiknews.com/read/2010/10/26/062047/1475769/934/daftar-baru-negara-paling-korup?881101934
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2001
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2002
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2003
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2004
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2005
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2006
http://www.transparency.org/content/download/36450/573413
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2009/cpi_2009_table
http://www.transparency.org/policy_research/surveys_indices/cpi/2010/results

About windmill

Seorang hamba Allah SWT yang terus berusaha bersemangat dalam menjalani hidup. Suami yang berusaha untuk setia dan bertanggungjawab. Ayah yang berusaha menyayangi dan menjadi teladan.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 Responses to Raport Pemberantasan Korupsi Indonesia

  1. anies handini alamsyah says:

    Tulisan ini sangat menarik, membuat saya pribadi takjub… ooo ternyata Coruption itu termasuk dalam kategori tindakan Abuse ya? Betul 3x

    • windmill says:

      Sepertinya akar permasalahannya ada di mental para pelaku. Jadi keberadaan ESQ memang sangat diperlukan oleh bangsa ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s