No Excuse Wherever You Are

Tidak alasan bagi manusia yang bernyawa untuk meninggalkan sholatnya, ibadah ini begitu istimewa bahkan Allah SWT membuat aturan yang sama sekali tidak membebani manusia untuk melaksanakan ibadah sholat. Apakah yang membuat sholat ini menjadi salah satu bentuk ibadah kepada Allah SWT yang sangat istimewa, sedikitnya saya akan jabarkan sebagai berikut :

1. Sholat adalah ibadah yang paling pertama dihisab oleh Allah SWT.
Hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلاَةُ الْمَكْتُوْبَةُ، فَإِنْ أَتَمَّهَا وَإِلاَّ قِيْلَ: انْظُرُوا هَلْ لَهُ مِنْ تَطَوُّعٍ؟ فَإِنْ كاَنَ لَهُ تَطَوُّعٌ أُكْمِلَتِ الْفَرِيْضَةُ مِنْ تَطَوُّعِهِ، ثُمَّ يُفْعَلُ بِسَائِرِ اْلأَعْمَالِ الْمَفْرُوْضَةِ مِثْلُ ذَلِكَ
“Amalan yg pertama kali dihisab dari seorang hamba nanti pada hari kiamat adalah shalat wajib. Jika ia sempurnakan shalat yg wajib tersebut maka sempurna amalan namun jika tidak dikatakanlah ‘Lihatlah apakah orang ini memiliki amalan tathawwu ?’ Bila ia memiliki amalan tathawwu’ disempurnakanlah shalat wajib yg dikerjakan dgn shalat sunnahnya. Kemudian seluruh amalan yang difardhukan juga diperbuat semisal itu.”

2. Sholat adalah sarana untuk memohon kepada Allah.
Al Baqarah [(2):45]:

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,”

3. Sholat adalah salah satu ibadah yang mendatangkan pahala dari sisi Allah SWT.
Al Baqarah [(2):277]:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”

4. Sholat telah ditetapkan waktunya.
An Nisa [(4):103]:

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”

5. Sholat adalah sarana untuk mengingat Allah SWT.
Thaha [(20):14]:

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.”

6. Sholat mencegah manusia dari perbuatan keji dan mungkar.
Al ‘Ankabut/Laba-laba [(29):45]:

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Qur’an) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”

7. Sholat adalah ibadah yang perintahnya diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW tanpa perantara pada saat Isra’-Mi’raj.
Dalam hadits yang diceritakan oleh Malik bin Sa’sa’ah r.a, Nabi saw menyatakan bahwa beliau ‘Isra’ dan menerima perintah shalat lima kali sehari semalam (H.R. Bukhari Vol. 4, hadits No. 429). Begitu juga H.R. Bukhari yang diceritakan oleh Anas bin Malik, hadits No.211 jilid I tentang shalat.

8. Ibadah sholat tidak memberatkan manusia:
An Nisa [(4):101]:

“Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar343 sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu”

Al Baqarah [(2):239] :

“Jika kamu dalam keadaan takut (bahaya), maka shalatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (shalatlah), sebagaimana Allah telah mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui”

9. Ibadah sholat menyehatkan.
Takbiratul Ihram
Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancer ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.

Ruku’
Ketika ruku posisi kepala lurus dengan tulang belakang. Gerakan ini bermanfaat untuk menjaga kesempurnaan posisi serta fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat saraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi untuk merelaksasikan otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah sarana latihan bagi kemih sehingga gangguan prostate dapat dicegah.

I’ tidal
Pada saat I’tidal dilakukan, organ-organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Tentu memberi efek melancarkan pencernaan.

Sujud
Posisi seperti ini menghindarkan seseorang dari gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik ruku’ maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

Duduk antara dua sujud
Ketika melakukan duduk di antara dua sujud, tubuh bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan saraf nervus Ischiadius. Posisi ini mampu menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan.

Duduk tahiyat akhir
Posisi ini sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (uretra), kelenjar kelamin pria (prostate) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan dengan benar, posisi seperti ini mampu mencegah impotensi.

Salam
Gerakan memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal. Salam bermanfaat untuk bermanfaat untuk merelaksasikan otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala sehingga mencegah sakit kepala serta menjaga kekencangan kulit wajah.

10. Sholat adalah cara Allah SWT membentuk “Karakter Manusia”.
Seperti yang selalu diterangkan disetiap training ESQ bahwa terdapat nilai-nilai kebaikan dalam sholat antara lain :
Kejujuran : Sholat melatih kita untuk jujur dalam hitungan rokaat, baik sendiri maupun berjamaah.
Tanggung Jawab : Sholat adalah kewajiban tiap individu manusia dan tidak dapat diwakilkan.
Visioner : Sholat adalah ibadah yang akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT di hari kemudian, maka manusia dilatih untuk dapat berfikir jauh kedepan.
Disiplin : Antara satu sholat ke sholat berikutnya dibatasi oleh waktu, maka manusia dilatih untuk disiplin dalam menjalankannya.
Kerjasama : Sholat berjamaah melatih kedekatan hubungan antara manusia satu sama lain.
Adil : Semua manusia sama dihadapan Allah SWT, tidak ada pangkat dan jabatan dalam sholat, bahkan jika seorang pejabat terlambat maka tempatnya dibelakang.

About windmill

Seorang hamba Allah SWT yang terus berusaha bersemangat dalam menjalani hidup. Suami yang berusaha untuk setia dan bertanggungjawab. Ayah yang berusaha menyayangi dan menjadi teladan.
This entry was posted in Teropong Negeri Emas and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s