Siapkah Anda Untuk Tidak Populer

Tidak selamanya manusia akan berterima kasih pada orang yang telah menolong atau membantunya, tidak selalu orang akan ingat akan kebaikan yang telah kita lakukan. Terkadang memang sedikit mengganjal dihati manakala kebaikan yang kita lakukan tidak mendapatkan perhatian dari orang lain, bahkan yang lebih parah adalah kebaikan itu sendiri dinilai negatif oleh orang lain.

Sebuah hal yang menjadi sulit dilakukan ketika kita mengetahui bahwa kita tidak akan mendapatkan apa-apa atas kebaikan yang kita lakukan, oleh karena itu perlu sebuah keikhlasan tingkat tinggi untuk dapat melaksanakannya.

Dalam perjalanannya, perkembangan ESQ tidak terlepas dari peran para alumni yang membantu dengan mencurahkan segala potensinya; baik tenaga, materi, serta dukungannya. Sebagai sebuah lembaga yang mengangkat masalah spiritualitas, ESQ sangat rawan atas kritikan dan sorotan karena perkembangannya yang sangat pesat, ESQ menemui banyak kendala khususnya yang bersinggungan dengan masalah agama. Sinilah fungsi dan peran alumni khususnya para alumni yang memiliki pengaruh di lingkungannya dan sangat mengetahui tentang perjuangan ESQ.

Pernah disampaikan oleh Dr. Ary Ginanjar Agustian (Pimpinan ESQ Leadership Center) dalam suatu pertemuan dengan para peserta training ESQ Eksekutif, bahwa mengenalkan ESQ bukanlah suatu kegiatan yang akan membuat kita populer, bahkan sering kali kegiatan ini akan menghambat karir kita di tempat kita bekerja. Disinilah kualitas alumni kemudian akan diuji, seberapa besar kadar keyakinannya akan perjuangan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2020.

ESQ mungkin tidak akan memberi kita apresiasi apapun atas apa yang telah kita kerjakan, atau mungkin orang yang telah kita ajak menuju kebaikan lupa berterima kasih pada kita. Tapi, Allah SWT tak akan pernah lupa mencatat semua amal ibadah kita.

Jadi setelah kita mendapatkan hidayah melalui training ESQ, apakah akan kita makan sendiri hidayah tersebut tanpa ada keinginan untuk membaginya kepada lingkungan kita?. Selama kita punya kekuatan/wewenang/pengaruh terhadap lingkungan, maka pergunakanlah selagi masih ada kesempatan yang Allah berikan, sebelum tiba saat dimana kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Salam 165

About windmill

Seorang hamba Allah SWT yang terus berusaha bersemangat dalam menjalani hidup. Suami yang berusaha untuk setia dan bertanggungjawab. Ayah yang berusaha menyayangi dan menjadi teladan.
This entry was posted in Teropong Negeri Emas and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s